Indonesia Setop Impor Beras Umum, Produksi Nasional Meningkat

MEDIATAMA – Pemerintah Indonesia menghentikan impor beras umum selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka seiring meningkatnya produksi dan cadangan beras nasional.

Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah RI Kurnia Ramadhana mengatakan, produksi beras nasional pada 2025 mencapai 34,69 juta ton, naik 13,29 persen dibandingkan 2024. Sementara itu, cadangan beras pemerintah pada akhir 2025 mencapai 3,248 juta ton.

“Produksi beras nasional pada 2025 mencapai 34,69 juta ton, naik 13,29 persen dibandingkan dengan tahun 2024. Sepanjang 2025, Indonesia tidak melakukan impor beras umum untuk konsumsi. Pada akhir 2025, cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog tercatat sebesar 3,248 juta ton. Untuk 2026, produksi beras diproyeksikan mencapai 34,77 juta ton, di atas perkiraan kebutuhan nasional sebesar 31,10 juta ton,” kata Kurnia, Minggu.

Menurutnya, capaian tersebut didukung perbaikan tata kelola distribusi pupuk, pemangkasan 145 regulasi penghambat penyaluran pupuk bersubsidi, serta penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen.

Selain memperkuat kemandirian pangan, pemerintah juga mengembangkan sektor perikanan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih. Setelah membangun 100 lokasi pada 2025, pemerintah menargetkan pembangunan di 1.386 lokasi sepanjang 2026 untuk meningkatkan produktivitas nelayan dan perekonomian masyarakat pesisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *