My Indo Resechedule Jam Penerbangan

 

Semarang, MediatamaMaskapai penerbangan My Indo Airlines melakukan jadwal ulang penerbangan yang dimulai pada Rabu (2/5/2018), dengan last flight pukul 22.30 WIB. Sebelumnya, pesawat khusus kargo ini sudah 10 bulan melakukan penerbangan dari Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang-Jakarta-Singapura, dengan jadwal penerbangan pada pukul 12.30 WIB.

Vice President Commercial MY Indo Airlines, Muhammad Ridwan mengatakan, selama 10 bulan MY Indo Airlines memiliki jadwal penerbangan dari Semarang-Singapura pada pukul 12.30 WIB. Dengan waktu penerbangan siang, dinilai kurang efektif menampung pengiriman barang dari eksportir di Jawa Tengah.

“Makanya, kami rubah jadwal penerbangan pada 22.30 WIB, terhitung mulai 2 Mei 2018,” ujar Ridwan, Kamis  (3/5/2018).

Dengan last flight, Ridwan berharap load factor kapasitas pesawat kargo sebanyak 15,5 ton bisa maksimal. Pihaknya mendorong anggota Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik (ASPERINDO) dan ALFI Jawa Tengah bisa memanfaatkan pesawat freighter tersebut.

“Kami mendorong semua eksportir, anggota ASPERINDO Jateng dan ALFI bisa menggunakan MY Indo, karena cut off kami sampai 20.00 WIB,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua ASPERINDO Jateng, Tony Winarno menjelaskan, potensi e-commerce Jawa Tengah cukup berkembang pesat. Ditambah adanya pesawat khusus kargo dengan penerbangan terakhir pukul 22.30 WIB akan menambahkan gairah perekonomian daerah yang berimbas positif dengan terdongkraknya ekspor dari Jateng.

“Kami menyambut gembira dengan adanya MY Indo Airlines yang melakukan reschedule penerbangan. Perusahaan jasa pengiriman dari berbagai kota di Jawa Tengah, seperti Solo, Purwokerto, Kudus dan Pekalongan bisa tertampung dengan penerbangan MY Indo,” paparnya.

Dalam hal ini, ASPERINDO Jawa Tengah telah bekerjasama MY Indo Airlines dengan menggandeng PT Delta Aero Support. Melalui kerjasama tersebut, biaya pengiriman barang mendapat promo selama satu bulan yakni 3.300/kg. (*/fer)

Kejar Orang Hingga Kedalam Rumah Warga Kemudian Main Bacok, Seorang Pemuda Jadi Bulan-bulanan Warga

images (5)
ilustrasi

Mediatama – Andika Sukma alias Kadut (23) warga Pedurungan, Semarang menjadi bulan-bulanan warga Gemah, Tembalang, Semarang, pada Selasa (2/8) dini hari. Pasalnya, Kadut nekat melakukan pembacokan terhadap korban Mochamad Burul (27) warga Palebon, Pedurungan, Semarang, di kamar mandi rumah warga yang tak lain merupakan paman korban.

 

Kejadian pembacokan yang berujung amuk massa ini sendiri bermula saat korban berboncengan dengan rekannya bernama Imam (21) melintasi Jalan Gemah Raya. Tepat di depan SMA Masehi, pelaku yang sudah menunggu korban kemudian mengikuti korban.

 

Korban yang merasa dibuntuti pelaku pun kemudian berinisiatif menuju rumah Pamanya yang berada tak jauh dari lokasi. Belum juga sampai ke rumah sang paman, pelaku Kadut sudah keburu mengejar korban sambil mengacungkan sebilah golok. Korban yang ketakutan pun langsung masuk ke rumah pamanya dan bersembunyi di kamar mandi.

 

Namun seperti orang kesetanan, pelaku tetap nekat mengejar korban. Mengetahui sasaranya ada di dalam kamar mandi, Kadut lantas mengayunkan goloknya hingga mengenai kaki korban.

“Awalnya mau membacok bagian kepala, namun saya menghindar dan saya tangkis pakai kaki. Saya dijahit lima mas,” ujar Nurul.

 

Srono, paman korban yang saat kejadian sedang tertidur pun kemudian terbangun, dan berusaha menyelamatkan keponakanya. Srono bahkan hampir terkena sabetan golok Kadut. Dengan dibantu Imam rekan korban, Srono kemudian berhasil membekuk Kadut. Keributan ini rupanya didengar oleh tetangga Srono yang kemudian langsung mendatangi lokasi. Kadut pun lantas menjadi bulan-bulanan warga yang kesal dengan ulahnya. Sementara rekan pelaku yang menunggu di atas motor langsung melarikan diri.

 

Oleh warga, pelaku kemudian diserahkan ke Polrestabes Semarang. Kepada petugas, pelaku mengaku salah sasaran. Pasalnya, wajah korban yang dibacoknya sama persis dengan orang yang dicarinya.

“Saya mau bacok orang, wajahnya mirip sama korban,” kata Kadut. (fer)