Kampanye di Tempat Ibadah, Caleg DPR RI Gerindra Ditetapkan Sebagai Tersangka

Bagikan:
Dok. Istimewa
Mediatama, Sukoharjo – Terbukti kampanye di tempat ibadah dan kedapatan memberikan sejumlah uang serta ajakan untuk memilih Caleg dan Capres tertentu, NR, seorang Calon Legislatif (Caleg) DPR RI daerah pemilihan (Dapil) V Jateng, resmi ditetapkan sebagai tersangka.
“NR caleg DPRRI dari Partai Gerindra sudah ditetapkan sebagai tersangka, ia mengakui semua perbuatannya,” kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo, Bambang Muryanto, Selasa (16/4).
Awal bulan Maret lalu, NR melakukan kampanye saat menghadiri pertemuan kelompok PKK di dalam Masjid Baitus Syukur, di Desa Gonilan, Kartasura. Dalam pertemuan itu, NR membawa atribut kampanye berbentuk kalender untuk dibagikan. Kampanye ini pun dilaporkan ke Bawaslu Sukoharjo.
Sesuai aturan yang berlaku, tempat ibadah termasuk dalam kategori zona bebas kampanye, selain sekolah, dan lingkungan instansi pemerintah.
Saat ini kasus NR sudah dilimpahkan ke kepolisian, namun ia belum ditahan karena masih menunggu proses penyelidikan lebih lanjut. Kendati demikian, NR sudah berstatus tersangka dengan saksi dan bukti yang sudah cukup memenuhi.
Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Rifield membenarkan berkas kasus caleg NR sudah masuk ke Polres Sukoharjo, dan sudah diterbitkan Surat Pemberitahuan Dimulai Penyelidikan (SPDP).
Terpisah, Ketua KPU Sukoharjo Nurilhuda mengatakan saat ini belum dilakukan pencoretan dan NR masih mengikuti proses pemilu. Kalau benar terbukti NR bisa dikenai pasal dalam UU pemilu.
NR disangkakan Undang-undang Pemilu nomor 7/2017 Pasal 280 jo 521, yakni penggunaan tempat ibadah untuk berkampanye dan menjanjikan dan memberikan uang atau materi lain dalam masa kampanye.
Akibat perbuatannya, NR terancam kurungan paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta. (*/ardn)
(Visited 6 times, 1 visits today)

Berita Terkait

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *