Wartawan Trans7 Gadungan Ditangkap Polisi

Reporter : Feri Nugroho

SEMARANG, Mediatama – Lama diincar, seorang pemuda yang mengaku wartawan Trans7 ditangkap Tim Elang Polrestabes Semarang yang tengah melakukan patroli malam. Bukan hanya itu, pemuda ini juga berpenampilan layaknya polisi dengan mengenakan baju Turn Back Crime.

Pemuda yang diketahui bernama Rizal Wijaya (23), warga Kampung Siwalan, Gayamsari, Semarang ini sejak awal sudah dicurigai oleh beberapa personil reserse Polrestabes Semarang, begitu memperkenalkan dirinya sebagai wartawan dari Trans7 yang meminta ijin ikut patroli Tim Elang dalam memburu pelaku kejahatan jalanan setiap malam sampai dini hari.

Untuk meyakinkan petugas, Rizal bahkan mengenakan kalung ID card berlogo Trans7 dan mengenakan kaos “Turn Back Crime” Ditreskrimum Polda Jateng.

Curiga dan penasaran dengan tingkah Rizal juga dirasakan Radlys Muhamad, salah seorang wartawan Tribun Jateng yang bertugas melakukan peliputan kriminal di Polda Jateng dan Polrestabes Semarang. Pasalnya, selama ini dirinya hanya mengenal Damar Sinuko sebagai Koresponden Trans7 di Semarang.

Radlys pun mencoba mengkonfirmasi langsung keberadaan Rizal kepada Koresponden Trans7  Damar Sinuko yang kemudian ditindaklanjuti untuk merencanakan menangkap wartawan gadungan tersebut.

Sabtu (19/3) dini hari, untuk ketiga kalinya Rijal ikut patroli Tim Elang menyusuri jalanan Kota Semarang. Rencana untuk menangkap Rizal pun disusun serapi mungkin oleh Damar dan petugas tim elang. Saat sampai di jalan raya Puspanjolo, dekat Banjir Kanal Barat Semarang, Tim Elang berhenti dan bersama Damar mengamankan Rizal yang naik sepeda motor di belakang mobil petugas.

Saat diinterogasi, Rizal mengaku iseng sebagai wartawan karena ingin mengambil foto-foto aksi Tim Elang untuk kemudian diunggah ke sosial media. Sedangkan tali kalung ID Card bertulis Trans7, Rizal yang keseharianya bekerja sebagai tukang servis AC ini mengaku membelinya dari salah satu pedagang yang mangkal di depan kantor Trans7 Mampang, Jakarta. Sementara kaos Turn Back Crime yang dikenakan didapatnya dari membuat dan membordir sendiri.

Untuk mendalami apakah yang dilakukan Rijal pernah dilakukan untuk perbuatan kriminal atau tidak, petugas membawa pemuda ini ke Polrestabes Semarang untuk diperiksa. (fer)

 

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *