265 Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan bagi 45 Ribu Anak
MEDIATAMA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan pembangunan 265 Sekolah Rakyat dalam dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan akses pendidikan kepada lebih dari 45 ribu anak dari keluarga kurang mampu.
Dalam keterangannya di Jakarta, Senin, Teddy menceritakan kunjungan mendadaknya ke Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, sepulang dari Hambalang pada Minggu (25/10) malam.
“Tadi malam, sepulang dari Hambalang, saya menyempatkan diri mampir ke Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Jawa Barat. Sengaja datang tanpa pemberitahuan sebelumnya, karena ingin melihat langsung keseharian anak-anak menjelang waktu istirahat malam,” ujar Teddy.
Ia mengaku terharu melihat fasilitas sekolah yang lengkap serta dedikasi tenaga pendidik dalam mendampingi para siswa.
“Kepala sekolahnya seorang guru Bahasa Inggris, didukung para guru dan wali asrama yang hebat-hebat, yang dengan penuh perhatian mendampingi anak-anak setiap harinya,” ucapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Teddy juga berbincang dengan sejumlah siswa dan mendengarkan kisah serta cita-cita mereka. Salah satunya Al Tariq, anak yang kehilangan kedua orang tuanya sejak berusia tiga tahun.
“Saya juga berkesempatan mendengar banyak cerita dari anak-anak. Salah satunya Al Tariq, yang sejak usia 3 tahun telah kehilangan kedua orang tuanya. Kini, di Sekolah Rakyat, ia kembali memiliki kesempatan untuk belajar dan punya cita-cita besar, ingin menjadi dokter spesialis terhebat di Indonesia suatu hari nanti,” katanya.
Teddy berharap program Sekolah Rakyat terus memberikan kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan dan mewujudkan masa depan yang lebih baik.
“Semoga seluruh anak-anak Indonesia tanpa terkecuali, dapat meraih cita-cita mereka kelak,” pungkasnya.

