Dasco Nilai Usulan E-Voting dalam Pemilu Perlu Kajian Mendalam

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai usulan penggunaan teknologi pemungutan suara digital atau e-voting dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) perlu dikaji secara matang. Menurut dia, setiap gagasan yang dinilai baik bagi perbaikan pemilu tentu akan dibicarakan, termasuk pemanfaatan teknologi yang lebih maju.

“Nah, ini yang perlu kemudian kita pelajari benar bagaimana kemudian kalau e-voting itu dilakukan di Indonesia,” kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

Dasco menilai penerapan e-voting berpotensi membuat pelaksanaan pemilu menjadi lebih hemat. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa aspek keamanan teknologi harus menjadi perhatian utama sebelum sistem tersebut diterapkan secara luas.

Ia menyebut sejumlah negara telah menggunakan sistem e-voting. Namun, pengalaman di negara lain juga menunjukkan adanya tantangan. “Hal pengamanan dari teknologinya e-voting itu yang juga perlu dikaji. Semua nanti dikaji,” ujarnya.

Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara tegas menyatakan sikap mempertahankan sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung oleh rakyat. PDIP juga mendorong penerapan e-voting sebagai salah satu upaya menekan biaya politik.

“Rakernas I Partai mendorong pelaksanaan pilkada yang berbiaya rendah antara lain menerapkan e-voting, penegakan hukum bagi pelanggaran pemilu seperti money politic serta mencegah pembiayaan rekomendasi calon atau mahar politik,” kata Ketua DPD PDIP Provinsi Aceh Jamaluddin Idham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *