Megawati Instruksikan Baguna dan Relawan Kesehatan PDIP Bantu Korban Gempa NTT

MEDIATAMA – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menginstruksikan pengerahan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) dan relawan kesehatan untuk membantu korban gempa berkekuatan magnitudo 7,5 yang mengguncang kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur.

Hasto mengatakan dirinya bersama rombongan mendarat di Bandar Udara Raja Sisingamangaraja XII (Silangit), Sabtu, dan menerima sambungan telepon dari Megawati untuk segera mengonsolidasikan bantuan kemanusiaan.

“Begitu mendarat di Bumi Silangit, saya menerima telepon dari Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau menyampaikan rasa prihatin yang sangat mendalam dan berdoa bagi seluruh warga Flores yang terkena musibah gempa. Atas instruksi langsung Ibu Ketua Umum, seluruh jajaran PDI Perjuangan segera melakukan langkah-langkah gotong royong turun ke lapangan,” kata Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Hasto menjelaskan pergerakan armada tanggap bencana PDI Perjuangan dipimpin langsung Kepala Baguna PDI Perjuangan Tri Rismaharini, didampingi Ribka Tjiptaning yang mengoordinasikan tim relawan kesehatan.

“Hari ini Ibu Tri Rismaharini memimpin langsung operasi Baguna di lapangan, didampingi Ibu Ribka Tjiptaning yang mengerahkan seluruh relawan kesehatan. Seluruh jajaran DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Nusa Tenggara Timur diinstruksikan segera mengambil langkah darurat mitigasi bencana, mendirikan dapur umum, serta memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang menjadi korban,” ujar Hasto.

Hasto menegaskan perhatian Megawati juga ditujukan kepada ibu-ibu dan anak-anak balita yang terdampak bencana.

“Ibu-ibu dan anak-anak balita memerlukan perhatian khusus. Dari asupan makanan balita, obat-obatan, hingga kebutuhan khusus perempuan. Tidak hanya itu, Ibu Mega sampai menyiapkan daftar khusus kebutuhan tanggap darurat yang langsung diberikan kepada Bu Risma,” tuturnya.

Hasto mendarat di Silangit untuk selanjutnya melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor DPC PDIP Kabupaten Samosir. Ia didampingi Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat.

Di hadapan ratusan tokoh masyarakat dan agama di Samosir, Hasto mengajak seluruh peserta silaturahmi mengheningkan cipta untuk mendoakan korban gempa NTT.

Penegasan mengenai gerak cepat tersebut turut disampaikan Djarot Saiful Hidayat saat membuka Forum Silaturahmi Kebangsaan di Kabupaten Samosir setelah kegiatan peletakan batu pertama.

Djarot menceritakan Hasto langsung menunda agenda santai di bandara setelah menerima arahan Megawati terkait gempa di NTT untuk menginstruksikan jajaran DPP dan daerah menggalang bantuan.

“Pak Sekjen begitu mendarat langsung menerima arahan dari Ibu Ketua Umum terkait gempa di NTT. Beliau bahkan tidak jadi menikmati kopi, tapi langsung menelpon pengurus DPP dan daerah untuk mengecek laporan serta menggalang bantuan. Inilah tradisi politik kemanusiaan yang konsisten diajarkan oleh PDI Perjuangan. Politik itu bukan sekadar berebut kekuasaan atau mempertahankan kekuasaan dengan merekayasa aturan, melainkan bagaimana kita hadir secara cepat membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah dan mengurus kemanusiaan,” tegas Djarot.

Djarot juga mengulas kembali pemikiran Bung Karno yang mengambil inspirasi dari rakyat kecil, seperti Mbok Sarinah dan Pak Marhaen, sebagai bagian dari fondasi pemikiran Pancasila dan gagasan keberpihakan kepada masyarakat yang terpinggirkan.

Ia menekankan keberadaan para tokoh agama dalam forum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Kita ini satu bangsa. Tidak boleh ada egoisme agama atau etnis. Kita harus saling menghormati dan menghargai satu sama lain (all for all, one for all). Melalui Silaturahmi Kebangsaan yang kita mulai dari Samosir ini, mari kita perkuat persaudaraan, merawat toleransi, dan terus bergotong royong membela rakyat kecil,” ucap Djarot Saiful Hidayat.

Djarot menambahkan keberadaan Baguna sebagai badan khusus penanggulangan bencana menjadikan PDI Perjuangan siap diterjunkan dalam kondisi darurat di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam silaturahmi tersebut turut hadir jajaran PDIP Sumatera Utara yang dipimpin Ketuanya Rapidin Simbolon dan Sekretaris Sutarto. Hasto dan Djarot juga didampingi Johanes Oberlin Tobing, Guntur Romli, dan Aryo Seno Bagaskoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *