Pemerintah Perkuat Pompanisasi Hadapi El Nino, Produksi Padi Tetap Tumbuh

MEDIATAMA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah memperkuat pengelolaan air dan optimalisasi pompanisasi untuk menjaga produksi padi di tengah ancaman El Nino.

“Pemerintah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga produksi tetap berjalan, terutama melalui penguatan pengelolaan air dan optimalisasi pompanisasi di wilayah yang menghadapi keterbatasan air,” kata Amran di Jakarta, Minggu.

Amran menegaskan pemerintah terus membantu petani dengan memastikan ketersediaan air dan sarana produksi.

“Kami turun, pasang pompa-pompa, kita tidak boleh menyerah. Kita tidak boleh membiarkan petani jalan sendiri, kita harus turun tangan,” ujar Amran.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi nasional Januari-Agustus 2026 mencapai 43,89 juta ton gabah kering giling (GKG), naik 0,07 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Luas panen juga meningkat 0,11 persen menjadi 8,32 juta hektare.

“Produksi padi dari Januari sampai dengan Agustus 2026 mencapai 43,89 juta ton GKG atau naik 0,07 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono.

Produksi beras untuk konsumsi pada periode yang sama mencapai 25,29 juta ton, meningkat 0,07 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, BPS menyebut produksi September-November 2026 masih berstatus angka potensi dan produktivitasnya masih berupa angka sementara. Perubahan cuaca, banjir, kekeringan, serangan organisme pengganggu tanaman, serta perubahan waktu panen dapat memengaruhi realisasi produksi hingga akhir tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *