Polri Sebut Mutasi 88 Pati dan Pamen sebagai Percepatan Organisasi
MEDIATAMA – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu mengatakan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) merupakan percepatan yang dibutuhkan Polri untuk menjawab dinamika dan kebutuhan masyarakat.
Menurut Trunoyudo, pergantian pejabat tidak hanya merupakan rotasi, tetapi juga bagian dari penyegaran dan regenerasi organisasi.
“Percepatan-percepatan dalam dinamika ini sangat dibutuhkan dalam beradaptasi untuk dinamika organisasi,” kata Trunoyudo usai pelantikan sejumlah pejabat utama dan kapolda di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu malam.
Ia mengatakan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto telah mengingatkan para pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Kapolri juga meminta para pejabat baru segera beradaptasi dengan tugas, melanjutkan program, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat.
“Kapolri berkomitmen kepada seluruh masyarakat dalam menghadapi dinamika dan tuntutan masyarakat dengan tagline beliau adalah ‘Polri Bersama Masyarakat’,” kata dia.
Sebelumnya, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 dan mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.

