Bappisus: Perbedaan Temuan di Lapas Cibinong Justru Perkuat Investigasi
MEDIATAMA – Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) menilai perbedaan temuan antara Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) terkait fasilitas di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, justru akan memperdalam proses investigasi.
“Temuan yang berbeda kemarin itu bagus. Ya, ini kalau Anda ke salon ada before dan after, ya kan. Jadi kemarin itu karena banyak yang sudah berubah, itu justru investigasinya semakin dalam,” kata Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu (23/9), Ombudsman RI menemukan sejumlah fasilitas yang dinilai mewah di area Lapas Cibinong, antara lain ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas hingga peralatan memasak.
Namun, ketika Menteri Imipas bersama Kepala Bappisus mendatangi lokasi pada Jumat (25/9), sejumlah fasilitas yang sebelumnya ditemukan Ombudsman, seperti televisi, kulkas dan foto-foto, sudah tidak terlihat.
Aries mengatakan perubahan kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam pendalaman investigasi.
“Ya, karena berubah seperti itu, apa maksudnya ini kok tidak ada? AC dicopot, barang ini tidak ada, itu tidak ada. Kalau itu rumah karyawan, perumahan karyawan, kenapa harus dipindah?” ujarnya.
Karena itu, Aries meminta semua pihak menunggu hasil investigasi internal yang dilakukan Kementerian Imipas sebelum menarik kesimpulan mengenai temuan tersebut.
Sementara itu, anggota Ombudsman RI Nuzran Joher mengatakan pihaknya tetap akan menyampaikan seluruh fakta yang ditemukan dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa pukul 14.00 WIB.
“Temuan yang berbeda itu kami serahkan kepada Pak Bappisus dan Pak Menteri juga yang sudah melihat langsung,” tutur Nuzran.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Komisi XIII DPR RI juga akan mengunjungi Lapas Cibinong untuk mencocokkan data yang telah diterima dengan kondisi faktual di lapangan.
Menurut Dasco, data tersebut diperoleh dari hasil rapat Komisi XIII DPR RI bersama Kementerian Imipas pada Senin (28/9). Pimpinan DPR telah memberikan persetujuan agar Komisi XIII melakukan pengecekan langsung.
“Oleh karena itu, kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII berkunjung ke Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data,” kata Dasco saat konferensi pers seusai rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.
Dasco meminta Komisi XIII mengungkap fakta yang sebenarnya terkait persoalan tersebut, terutama apabila ditemukan hal-hal yang dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat.

