Mensos Sebut Sekolah rakyat Siap Sinergi Dengan Program MBG
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Sekolah Rakyat ke depannya akan siap berkolaborasi dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menjamin kecukupan gizi para siswa.
“Otomatis nanti kalau sudah jalan Sekolah Rakyat, makan siangnya itu nanti mengikutkan Program MBG, kami sudah koordinasi. Ya untuk siang saja, makan pagi sama sorenya kami siapkan tersendiri,” kata Gus Ipul, sapaan akrabnya, Selasa (8/4).
Gus Ipul menambahkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan sinergi dengan Program MBG dapat terwujud di seluruh Sekolah Rakyat yang akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang.
Sementara itu, terkait proses rekrutmen guru dan siswa, Mensos menjelaskan bahwa Tim Formatur Sekolah Rakyat saat ini sedang mempercepat finalisasi draf petunjuk teknis (juknis) untuk kedua tahapan tersebut, agar pelaksanaannya tetap dapat dimulai pada bulan ini.
“Untuk Sekolah Rakyat, saya akan koordinasi dengan Kemendikdasmen hari ini untuk memfinalkan draf petunjuk teknis itu. Drafnya sudah jadi, ada 100 halaman lebih untuk rekrutmen guru, murid dan lainnya,” kata Mensos.
Seiring dengan proses finalisasi tersebut, pihaknya juga tengah menyusun pemetaan dan melakukan simulasi terkait calon siswa maupun guru yang memenuhi kriteria serta berdomisili di sekitar 53 lokasi yang telah siap menjalankan Program Sekolah Rakyat pada tahun ajaran mendatang.
Mensos menuturkan bahwa pihaknya bersama kementerian terkait telah melakukan pemetaan awal terhadap keluarga yang tergolong miskin ekstrem (Desil 1) berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang memiliki anak usia sekolah pada jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Penulis : Clarissa Setya

