Erick Thohir: Jabatan Ketua Umum PSSI Tidak Boleh Seumur Hidup

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa jabatan yang ia emban saat ini tidak seharusnya dijabat seumur hidup.

Pernyataan ini disampaikan saat Erick menanggapi wacana perubahan masa jabatan Ketua Umum PSSI yang akan dibahas dalam Kongres PSSI pada 4 Juni mendatang, seperti disampaikan oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi.

“Di beberapa negara memang ada yang tanpa batasan jabatan. Tapi saya percaya, dalam sistem demokrasi, harus ada batasan. Jangan sampai Ketua Umum PSSI orangnya itu-itu saja. Organisasi yang baik tidak dipimpin oleh satu orang selamanya,” ujar Erick di Jakarta Pusat, Selasa.

Dalam Statuta PSSI 2019 yang masih berlaku, disebutkan bahwa masa jabatan Ketua Umum maksimal tiga periode.

Erick menjelaskan, setiap negara memiliki aturan yang berbeda. Ia mencontohkan Korea Selatan, di mana ketua terpilih memilih anggota Exco. Namun, menurutnya, aturan tetap harus merujuk pada statuta FIFA sebagai dasar federasi sepak bola.

“Setiap negara punya cara berbeda, dan itu tidak salah. Tapi bagi saya, untuk menjaga organisasi tetap sehat dalam sistem demokrasi, pembatasan jabatan itu penting,” tegas Erick.

Ia menambahkan bahwa AFC tidak melarang adanya batas masa jabatan, dan menurutnya PSSI harus tetap menjaga prinsip demokrasi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *