DPR Dukung Penambahan SPPG untuk Perluas Program MBG di Banten
Anggota Komisi IX DPR RI, Tubagus Haerul Jaman, mendukung penambahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Banten yang dicanangkan Gubernur Andra Soni dalam rangka memperluas penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menyebut, saat ini telah berdiri 43 SPPG di Banten, 35 lainnya dalam proses pendirian, dan di Kota Serang baru enam SPPG yang telah beroperasi.
“Kami terus berupaya mengevaluasi dan mengatasi tantangan agar hasil program lebih optimal,” ujar Tubagus Haerul, Minggu (18/5).
Sebagai program baru, pelaksanaannya memerlukan perhatian ekstra dan kolaborasi berbagai pihak. Masyarakat juga diharapkan aktif berpartisipasi.
Ia optimistis dengan dukungan masyarakat dan mitra, program MBG dapat berjalan baik dan memberi dampak positif bagi anak-anak Indonesia.
“Kami mengajak semua pihak, khususnya para orang tua, untuk mengawal pelaksanaan program ini agar target Badan Gizi Nasional (BGN) tercapai pada September,” ujarnya.
Tenaga Ahli Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Meida Octarina, mengingatkan masyarakat mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan BGN.
“Kami tegaskan, pendaftaran SPPG atau Dapur Gizi hanya bisa dilakukan melalui jalur resmi ke BGN, bukan lewat perantara atau oknum yang meminta imbalan,” kata Meida.
Ia mengimbau masyarakat mengikuti prosedur resmi demi kelancaran program dan mencegah penipuan.
Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen pemerintah daerah mempercepat pembangunan SPPG di kabupaten/kota sebagai pelaksana Program MBG.
Ia menyebutkan, sebanyak 24 SPPG akan dibangun di atas lahan yang telah disiapkan pemda.
“Alhamdulillah, hari ini kami menandatangani MoU dengan BGN. Kami juga menawarkan aset lahan dan 33 SMK Tata Boga untuk dimanfaatkan sebagai dapur SPPG,” ujarnya.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengapresiasi respons cepat pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung Program MBG.
“Target kami di Banten adalah melayani 2,9 juta siswa, belum termasuk ibu hamil dan menyusui. Dibutuhkan sekitar 1.388 SPPG, sementara yang tersedia baru 35,” jelas Dadan.
Ia optimistis target tersebut dapat tercapai dengan dukungan seluruh kepala daerah. “Saya yakin Banten bisa cepat merealisasikannya karena semua pihak sangat mendukung,” katanya.
Penulis : Clarissa Setya

