Program Makan Bergizi Gratis Dorong Ekonomi Lokal dan Tingkatkan Kehadiran Siswa

Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Selain fokus pada pemenuhan gizi, program ini memberikan efek domino terhadap ekonomi lokal, khususnya di daerah,” ujar Staf Khusus Kepala BGN Bidang Komunikasi, Reddy Hendra Gunawan, di Jakarta, Minggu (22/6).

Menurut Reddy, program MBG telah mendorong pelaku UMKM, koperasi, BUMDes, serta petani dan peternak lokal untuk meningkatkan aktivitas produksi dan distribusi bahan pangan yang mendukung dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia mencontohkan, usaha rumahan penghasil tempe di Desa Gagaksipat, Boyolali, kini menjadi pemasok rutin SPPG dan mengalami peningkatan kapasitas produksi. Hal serupa terjadi di Selo dan Karanganyar, di mana petani mengalami lonjakan permintaan hasil panen. Di beberapa wilayah Jawa Barat, produksi meningkat hingga tujuh kali lipat.

“Program ini bukan hanya meningkatkan status gizi penerima manfaat, tetapi juga memperkuat kelembagaan ekonomi lokal—UMKM, koperasi, BUMDes, dan petani,” katanya.

Hingga kini, tercatat 144 UMKM telah menjadi mitra BGN, bersama 23 koperasi, 7 BUMDes, 25 CV, dan 144 perusahaan penyedia sarana dan prasarana SPPG. Total mitra dari koperasi, BUMDes, dan UMKM mencapai sekitar 4.718.

“Baru enam bulan berjalan, jumlah ini sudah menunjukkan dampak signifikan terhadap ekonomi lokal,” ucap Reddy.

Ia juga menyebutkan bahwa program MBG berdampak pada peningkatan kehadiran siswa di sekolah. Di sejumlah daerah, kehadiran meningkat seiring pemberian makan bergizi pada jam belajar.

Untuk mendukung pelaksanaan, BGN telah menetapkan norma, standar, dan kebijakan terkait keamanan pangan dan manajemen operasional. Kepala SPPG di tiap wilayah melakukan evaluasi mingguan untuk memastikan kelancaran program dan mengatasi kendala di lapangan.

“Evaluasi dilakukan setiap pekan, bahkan setiap Kamis dan Jumat kami koordinasi langsung dengan seluruh kepala SPPG,” tutup Reddy.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *