Budi Arie Pastikan Program MBG Maksimalkan Peran Koperasi

Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan memaksimalkan peran koperasi, khususnya Koperasi Desa Merah Putih.

Usai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Jakarta, Kamis (26/6), Budi mengatakan optimalisasi peran koperasi akan diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG yang akan segera diterbitkan.

Melalui Perpres tersebut, koperasi tak hanya akan menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga diberi kepercayaan mengelola dapur MBG.

“Koperasi diberikan kesempatan yang sama dengan yayasan untuk bermitra dengan Badan Gizi Nasional (BGN), membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta menyediakan sarana dan prasarana program MBG,” ujar Budi.

Ia menambahkan, koperasi sekunder dapat berperan sebagai agregator bagi koperasi primer produsen bahan pangan, sekaligus menjadi konsolidator produk petani dan nelayan, untuk menjamin penyerapan hasil produksi mereka.

Kemenkop mendorong agar muatan Perpres tersebut sesuai dengan mandat Inpres Nomor 9 Tahun 2025, yakni pelaksanaan MBG dilakukan melalui Koperasi Desa Merah Putih.

“Selain itu, kami mendorong pembentukan Satgas MBG di daerah, seperti halnya Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih,” imbuhnya.

Saat ini, terdapat 284 koperasi yang telah bermitra sebagai supplier, 319 koperasi diusulkan, 59 masih dalam proses pengajuan, dan 13 koperasi telah menjadi SPPG sambil menunggu verifikasi BGN untuk menjadi dapur SPPG.

Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menambahkan bahwa sudah ada lebih dari 1.800 SPPG dengan sekitar 5,5 juta penerima manfaat. Namun, dari total anggaran, baru sekitar Rp5 triliun yang terserap.

“Kami sedang membahas Perpres percepatan karena target kami 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir tahun ini,” ujar Zulkifli. Ia berharap Perpres tersebut bisa rampung dalam pekan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *