Luhut Akan Temui Mendag AS Bahas Penurunan Tarif Impor
Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan berencana menemui Menteri Perdagangan Amerika Serikat Howard Lutnick pada September 2025 untuk membahas penurunan tarif sektoral antara Indonesia dan AS.
“Saya sudah minta izin ke Presiden untuk bertemu dengan Secretary Lutnick karena dia teman baik juga,” kata Luhut, Rabu (13/8).
Ia akan membawa data komoditas unggulan Indonesia yang tidak diproduksi AS agar tarif impor 19 persen bisa ditekan hingga 0 persen. Luhut menilai Indonesia memiliki posisi tawar yang baik setelah tarif resiprokal berhasil diturunkan dari 32 persen menjadi 19 persen, hanya selisih 1 persen dengan Vietnam.
Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan negosiasi dengan AS masih berjalan.
“Ini dapat 19 persen, tapi masih ada berunding yang lain lagi yang kita usahakan untuk 0 persen itu sampai 1 September,” ujarnya.
Tarif resiprokal 19 persen resmi berlaku sejak 7 Agustus 2025 dan juga diterapkan AS kepada 92 negara lainnya.

