Tito Yakin Pembangunan SPPG Dorong Ekonomi Daerah

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian optimistis pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menciptakan lapangan kerja, menghidupkan rantai pasok lokal, serta menumbuhkan ekonomi daerah.

“Ada 806 titik lahan yang tanahnya layak untuk pembangunan SPPG. Lahannya sudah siap dan pemerintah daerah juga sangat antusias,” kata Tito di Jakarta, Sabtu (20/9).

Dari total lahan tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) akan membangun 542 SPPG, sementara 264 lainnya dibangun Kementerian PUPR.

Peneliti BRIN Andy Ahmad Zaelany menilai, keberadaan SPPG berpotensi membentuk sentra ekonomi baru bagi petani.

“Potensi ini dapat terwujud jika akses bagi masyarakat, khususnya petani, dibuka seluas-luasnya untuk berpartisipasi dalam program,” ujarnya.

Andy menekankan pentingnya penataan kelembagaan oleh pemerintah daerah, dengan mencontohkan praktik di Korea Selatan yang melibatkan dinas pertanian dalam menjamin kualitas produksi, pembelian, hingga distribusi pangan ke sekolah-sekolah.

Menurutnya, ada dua hal yang harus dipastikan agar MBG berdampak pada ekonomi warga: kepastian lahan dan komoditas yang ditanam, serta sistem pembelian yang melibatkan usaha masyarakat.

“Dengan cara ini, uang yang berputar dalam program MBG akan dinikmati langsung oleh warga daerah, menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan,” kata Andy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *