Puan Prihatin Mushalla Ponpes Al Khoziny Roboh, Minta Keselamatan Santri Jadi Prioritas
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas robohnya mushalla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, yang menewaskan tiga santri dan melukai puluhan lainnya.
“Pemerintah harus memastikan para santri dapat menimba ilmu dan beribadah di tempat yang aman serta layak. Perlindungan terhadap santri harus menjadi prioritas utama,” kata Puan di Jakarta, Selasa (30/9).
Mushalla asrama putra Ponpes Al Khoziny ambruk saat digunakan untuk salat berjemaah pada Senin malam. Bangunan yang masih dalam tahap pembangunan itu runtuh ketika dipenuhi santri.
Hingga Selasa pagi, tercatat 98 santri terdampak, dengan 91 masih dirawat di sejumlah rumah sakit. Tim SAR mengevakuasi 102 korban, termasuk 11 yang ditemukan pada hari kedua pencarian. Diperkirakan masih ada puluhan santri terjebak di reruntuhan.
“Yang paling penting, setiap upaya penyelamatan harus mengutamakan keamanan para santri yang masih tertimbun reruntuhan,” ujar Puan.
Ia menilai musibah ini menjadi peringatan soal pentingnya pengawasan kualitas bangunan pesantren. “Pondok pesantren menampung jutaan santri di seluruh Indonesia. Fasilitas mereka harus aman dan terlindungi dari risiko bencana,” tegasnya.
Puan juga mendorong pemerintah memberikan pendampingan, termasuk bantuan psikologis, serta melakukan audit teknis bangunan pondok.

