Prabowo–Sharif Tegaskan Komitmen Indonesia–Pakistan sebagai Negara Muslim Moderat

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia dan Pakistan berbagi nilai penting sebagai dua negara berpenduduk muslim besar yang mengusung prinsip Islam moderat, inklusif, dan toleran.

 

Dalam pernyataan bersama (joint statement) dengan Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif di kediaman resmi PM di Islamabad, Selasa, Prabowo menekankan bahwa relasi kedua negara memiliki akar sejarah yang panjang.

 

“Kita memiliki nilai-nilai bersama, kita memiliki kepentingan bersama, kita mungkin sama-sama negara muslim terbesar di dunia, tetapi Islam kita adalah Islam moderat yang mempromosikan inklusivitas, toleransi, dan hubungan historis,” ujar Presiden Prabowo, dalam siaran langsung yang dipantau dari Jakarta.

 

Prabowo menilai hubungan persaudaraan Indonesia–Pakistan selama ini terjalin dengan solidaritas yang kuat. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan momentum tersebut dalam beberapa tahun ke depan, terutama untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang strategis.

 

Sementara itu, PM Shehbaz Sharif menyoroti bahwa hubungan diplomatik kedua negara telah berjalan lebih dari 75 tahun. Ia mengusulkan agar peringatan ini dirayakan secara khusus di dua ibu kota—Islamabad dan Jakarta.

 

“Kunjungan Anda bertepatan dengan peringatan hubungan diplomatik kita. Mari kita sepakat untuk merayakan 75 tahun ini dengan meriah di Jakarta dan di Islamabad,” kata Sharif.

 

Sharif juga mengingatkan bahwa relasi Indonesia–Pakistan terjalin bahkan sebelum Indonesia merdeka. Ia menyebut pendiri Pakistan, Qaid-e-Azam Muhammad Ali Jinnah—saat itu Presiden Liga Muslim India—merupakan salah satu tokoh yang mendukung penuh perjuangan kemerdekaan Indonesia.

 

“Beliau mendukung penuh Presiden Soekarno. Dan Alhamdulillah, pada bulan Agustus 1945, Indonesia mengklaim kemerdekaannya, meskipun Belanda secara resmi mengakuinya pada tahun 1949. Saya pikir itu adalah perjuangan heroik yang luar biasa dari pihak rakyat Indonesia, saudara-saudari kita,” ujar Sharif.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *