Antisipasi Libur Panjang Isra Mikraj, Pertamina Tambah 133 Ribu Tabung LPG Subsidi di Bali

Pertamina Patra Niaga menambah sekitar 133.000 tabung LPG subsidi di Bali untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi menjelang libur panjang Isra Mikraj. Penambahan ini dilakukan guna memastikan pasokan tetap aman di tengah potensi lonjakan konsumsi masyarakat.

Manager Komunikasi, Relasi dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi menegaskan kesiapan pasokan energi. “Stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dipastikan aman tercukupi dan seluruh infrastruktur telah disiagakan,” kata Ahad di Denpasar, Bali, Jumat.

Ia menjelaskan, tambahan alokasi LPG 3 kilogram tersebut mencapai sekitar 50 persen dari rata-rata penyaluran harian dan berada di luar distribusi reguler. Langkah ini ditujukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, terutama karena libur panjang bertepatan dengan akhir pekan.

Pemerintah Provinsi Bali telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kilogram sebesar Rp18 ribu per tabung sesuai Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor 63 Tahun 2022. Pertamina mengimbau masyarakat membeli LPG subsidi di pangkalan resmi serta tidak melakukan pembelian berlebihan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG,” ujar Ahad.

Ahad juga menegaskan LPG 3 kilogram diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sementara masyarakat mampu diharapkan menggunakan LPG non-subsidi Bright Gas. Pada 2025, Bali mendapat kuota LPG subsidi sebesar 231.192 metrik ton dengan rata-rata penyaluran sekitar 266.000 tabung per hari yang didistribusikan melalui 123 agen dan sekitar 5.000 pangkalan di seluruh Bali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *