Sarmuji Tegaskan Empat “Fatsun Politik” Golkar: Dukung Penuh Prabowo-Gibran

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji menegaskan fraksinya memiliki empat “fatsun politik” sebagai konsekuensi berada dalam koalisi pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Fatsun pertama, anggota Fraksi Golkar tidak boleh menyerang kebijakan Presiden dan Wakil Presiden serta wajib mendukung Astacita. “Koalisi yang berada dalam suka dan duka. Koalisi yang berada dalam kebijakan yang populer maupun yang tidak populer,” kata Sarmuji dalam perayaan HUT Ke-58 Fraksi Partai Golkar di kompleks parlemen, Jakarta.

Fatsun kedua, kader dilarang menyerang sesama rekan koalisi. Ia meminta persoalan dibicarakan internal terlebih dahulu. “Tolong kasih masukkan sebelum rapat (di DPR) dimulai. Agar sesama kawan sendiri, jangan sampai jeruk makan jeruk,” ujarnya.

Ketiga, anggota fraksi tidak boleh menyoal keputusan negara secara menyerang, meski tetap terbuka untuk evaluasi. “Misalkan tentang program Makan Bergizi Gratis, ada kelemahan-kelemahan di dalamnya. Tugas kita adalah menyempurnakan melalui masukan-masukan,” kata Sekjen Partai Golkar itu.

Keempat, kader diminta tidak mengubah keputusan yang sudah disepakati koalisi. Sarmuji bahkan meminta Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR RI Bambang Hariyadi menyampaikan sikap tersebut kepada Presiden. “Mas Bambang Hariadi, kita sudah menyusun fatsun politik melalui empat fatsun Fraksi Partai Golkar. Jadi, nanti bisa dilaporkan juga ke Pak Presiden,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *