Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Pemimpin di Bulan Ramadhan
Ulama kharismatik Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya mengajak masyarakat memperbanyak doa di bulan Ramadhan, termasuk mendoakan para pemimpin bangsa agar mampu menjalankan amanah dengan baik.
“Yang terpenting doa. Karena jadi presiden tidak gampang, berat. Kita harus banyak mendoakan pemimpin kita, bagaimana mereka bisa sukses dengan menjalankan tugasnya,” kata Buya Yahya saat menghadiri buka puasa bersama Presiden Prabowo Subianto dan para ulama di Istana Negara.
Menurut ulama asal Cirebon tersebut, menjadi pemimpin negara merupakan tanggung jawab besar yang harus dipikul demi kepentingan rakyat dan masa depan bangsa. Karena itu, doa masyarakat menjadi energi penting bagi kepemimpinan nasional.
“Mendoakan agar beliau sukses, beliau berjaya, umat damai, rakyat bahagia,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat nilai kebaikan dan kedamaian.
“Pesan cinta, kita ingin bagaimana Ramadan ini damai dan tenteram. Alhamdulillah, semuanya sudah baik-baik. Ramadan kita jadikan momentum kebaikan, Ramadan damai, Ramadan penuh keindahan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Buya Yahya juga menilai kondisi Indonesia saat ini masih aman dan tenteram meski di tengah dinamika geopolitik global.
“Indonesia nyaman. Kita bisa menjalankan tugas-tugas, kewajiban secara pribadi, keluarga, kemasyarakatan,” ujarnya.

