Ketua PBNU: Masyarakat Merasa Aman di Bawah Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Ia menilai masyarakat merasakan ketenteraman selama masa kepemimpinan Jenderal Sigit.
“Kita semua mengalami bahwa di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, masyarakat menikmati situasi yang relatif tenteram, tertib, dan aman,” ujar Yahya, Minggu (3/8).
Lebih lanjut, Yahya menggambarkan kehadiran Kapolri seperti simbol stabilitas yang memberi rasa aman bagi masyarakat. Ia juga menilai Jenderal Sigit memiliki pemahaman mendalam terhadap dinamika lingkungan tokoh-tokoh agama, sehingga mampu membangun sinergi yang konstruktif untuk menjaga ketenteraman publik.
Pernyataan itu disampaikan Yahya saat menghadiri puncak Haul Al Marhumin, yang digelar oleh Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu (2/8) malam. Kapolri Jenderal Listyo Sigit turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren Cirebon, Adib Rofiuddin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian langsung Kapolri terhadap lingkungan pesantren.
“Terima kasih atas segala bantuan dan perhatian Bapak Kapolri. Beliau telah menunjukkan kepedulian yang tulus kepada kami,” ujar Adib dalam sambutannya.
Adib menambahkan, pesantren pada dasarnya hanya menitipkan satu hal kepada Kapolri, yakni keutuhan bangsa dan negara. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara ulama dan pemimpin negara (umara) dalam menjaga harmoni sosial dan ketahanan nasional.
“Pesantren merupakan mitra strategis negara dalam membina umat serta menangkal radikalisme dan disintegrasi moral,” tuturnya.

