DPR Targetkan RUU PPRT dan Hak Cipta Rampung Tahun Ini
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan DPR menargetkan sejumlah rancangan undang-undang, termasuk RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) dan RUU Hak Cipta, dapat diselesaikan pada tahun ini.
“Kita targetkan tahun ini. Targetnya Insya Allah tahun ini dapat diselesaikan,” kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.
Ia menyebut DPR akan menggelar Rapat Paripurna yang salah satu agendanya adalah persetujuan RUU PPRT dan RUU Hak Cipta sebagai usul inisiatif DPR. Setelah itu, kedua RUU tersebut akan masuk ke tahap pembahasan hingga disahkan menjadi undang-undang.
“Ya, target pertama PPRT, lalu kemudian Undang-Undang Hak Cipta,” katanya.
Selain itu, DPR juga tengah memproses sejumlah rancangan undang-undang lain, seperti RUU Ketenagakerjaan, RUU Satu Data, dan RUU Perampasan Aset.
Dasco mengatakan pembahasan RUU Ketenagakerjaan akan dilakukan bersama serikat pekerja dan disesuaikan dengan putusan Mahkamah Konstitusi.
“(RUU) Satu Data itu kita lebih banyak pengalaman di bencana kemarin, misalnya bahwa data satu kementerian dengan kementerian lain itu berbeda-beda, sehingga kemudian di lapangan juga terjadi ketidaksinkronan,” katanya.

