Kementan–Polri Perkuat Produksi Jagung, Targetkan Tanam 1 Juta Hektare

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Kepolisian Republik Indonesia memperkuat produksi jagung nasional untuk menjamin pasokan pakan ternak sekaligus mendukung pengembangan energi alternatif berbasis bioetanol.

Asisten Kapolri Bidang SDM Anwar mengatakan kerja sama tersebut difokuskan pada peningkatan luas tanam melalui optimalisasi lahan, penyediaan benih unggul, pupuk, modernisasi alat pertanian, serta penguatan penyerapan hasil panen.

“Tadi kita sudah diskusikan dengan Pak Menteri (Pertanian Andi Amran Sulaiman), ke depan kita akan melaksanakan optimalisasi itu, mudah-mudahan 1 juta hektare (penanaman jagung) tercapai. Dan nanti selain untuk pakan, nanti juga bisa digunakan untuk energi. Intinya itu,” kata Anwar di Jakarta, Rabu.

Polri sebelumnya menargetkan penanaman jagung seluas 1 juta hektare pada 2025, namun realisasinya baru sekitar 650 ribu hektare sehingga upaya percepatan terus dilakukan.

Mentan Amran menyampaikan sinergi pemerintah dan Polri telah mendorong peningkatan produksi jagung sekitar 1 juta ton serta menekan impor jagung.

“Kita swasembada pakan, nol persen impor, berita baiknya nol persen impor. Kemudian untuk industri turun dari 1,4 juta ton turun menjadi 800 ton. Berarti juga naik (produksi dalam negeri), turun impornya (jadi) 800 ribu ton,” jelas Amran.

Terkait rencana pemanfaatan jagung sebagai bahan baku etanol, Amran mengatakan kebijakan tersebut masih dalam proses.

“Tunggu, kita masih proses,” kata Amran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *