Indonesia–Jepang Perkuat Kerja Sama Industri dan Transisi Energi

Pemerintah Indonesia memperkuat kemitraan strategis dengan Jepang untuk mendorong pengembangan industri, transisi energi, serta penguatan rantai pasok global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Jepang memiliki peran penting dalam membangun industri otomotif di Indonesia.

“Dalam sektor otomotif, Jepang selama ini berperan penting dalam membangun ekosistem industri otomotif di Indonesia. Saat ini Indonesia tidak hanya memiliki pasar domestik, tetapi juga telah berkembang sebagai basis produksi otomotif yang mengekspor kendaraan ke lebih dari 70 negara,” ujar Airlangga di Jakarta, Kamis.

Pemerintah juga akan terus menjaga iklim investasi dengan meningkatkan daya saing industri komponen otomotif, khususnya pada tier 2 dan tier 3, guna memperkuat rantai pasok nasional.

Selain itu, kedua negara juga memperkuat kerja sama pengembangan energi baru dan terbarukan melalui kerangka Asia Zero Emission Community, termasuk proyek panas bumi Muara Laboh, waste-to-energy Legok Nangka, serta pembangkit listrik tenaga air di Kalimantan Utara.

“Pertemuan Indonesia dan Jepang ini menegaskan semakin eratnya kemitraan kedua negara dalam mendukung pengembangan sektor-sektor strategis,” kata Airlangga.

“Ke depan, kolaborasi keduanya diharapkan dapat terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta pengembangan industri yang semakin kompetitif,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *