Airlangga: Proyek Melamin Jadi Tonggak Hilirisasi Industri Nasional
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut proyek melamin pertama di Indonesia sebagai langkah strategis dalam mendorong hilirisasi sektor energi dan kimia.
Ia menjelaskan proyek tersebut akan mengolah gas alam menjadi amonia cair yang kemudian dikembangkan menjadi produk turunan seperti urea, melamin, dan amonium nitrat.
Airlangga menilai proyek ini berpotensi memperkuat sektor pertanian, industri kimia, dan manufaktur, sekaligus membuka peluang ekspor dan meningkatkan daya saing nasional.
Proyek yang berlokasi di Gresik itu memiliki nilai investasi sekitar 600 juta dolar AS dan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor melamin.
Sementara itu, Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong menekankan pentingnya rantai industri energi dan kimia dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, proyek ini akan memperkuat industri nasional, meningkatkan kemandirian produk strategis, serta mendorong pembangunan ekonomi daerah.

