Menhub: Kebijakan WFA Efektif Urai Kepadatan Arus Lebaran 2026

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan kebijakan work from anywhere (WFA) selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 terbukti efektif dalam mengurai kepadatan lalu lintas.

“Kebijakan WFA pada arus mudik terbukti efektif memindahkan volume lalu lintas sebanyak 450.000 kendaraan pada H-3 sampai H-1 Lebaran,” kata Dudy dalam pernyataan di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan pergerakan kendaraan menjadi lebih merata pada periode H-8 hingga H-4, sehingga mampu menekan kepadatan puncak arus mudik hingga 17,94 persen dibandingkan kondisi tanpa kebijakan tersebut.

Pada arus balik, kebijakan serupa memindahkan sekitar 328.000 kendaraan dari periode H hingga H+3 ke H+4 sampai H+8 Lebaran. Distribusi ini menurunkan kepadatan puncak arus balik sebesar 10,57 persen.

Selain WFA, pembatasan angkutan barang turut berdampak signifikan dengan menekan volume kendaraan sumbu tiga hingga 74,56 persen selama periode Lebaran. Kementerian Perhubungan juga menjatuhkan sanksi administratif kepada 75 perusahaan angkutan barang yang melanggar aturan operasional.

Dari sisi kinerja infrastruktur, kecepatan rata-rata di ruas Tol Trans Jawa, seperti Jakarta–Semarang, tercatat di atas 80 km/jam dengan waktu tempuh stabil sekitar 5 jam 20 menit, menunjukkan tingkat pelayanan kategori A.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat diproyeksikan mencapai 143,92 juta orang, namun realisasinya meningkat menjadi 147,55 juta orang atau naik 2,53 persen. Secara total, pergerakan selama periode angkutan Lebaran 2026 mencapai 298,6 juta perjalanan.

Puncak arus mudik terjadi pada H-3 atau Rabu, 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik pada H+7 atau Sabtu, 28 Maret 2026. Pergerakan didominasi dari Pulau Jawa, terutama Jawa Barat, disusul Jawa Timur dan Jawa Tengah sebagai daerah asal dan tujuan utama.

Sebelumnya, pemerintah menerapkan kebijakan WFA pada 16–17 Maret 2026 serta 25–27 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran mobilitas selama periode Lebaran dan Nyepi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *