Ibas Dorong Kedaulatan Informasi Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono mendorong penguatan kedaulatan informasi di era digital melalui kolaborasi antara pemerintah, media, dan platform digital.
“Kita ingin ada ekosistem informasi yang sehat dan baik karena jika setiap orang dapat mengakses berita yang tepat, akurat, adil, dan berimbang maka sebetulnya generasi kita juga akan tumbuh kembang secara sehat,” kata Ibas dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Ia menilai derasnya arus disinformasi dan maraknya hoaks menjadi tantangan serius yang memerlukan langkah konkret agar masyarakat memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Diperlukan standar kualitas dari informasi yang lebih tinggi yang bisa kita lakukan bersama, dan berikutnya lagi bisa saja dari literasi digital agar masyarakat kita bisa terus paham antara benar, salah, baik, dan buruk,” tuturnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas informasi harus berjalan seiring dengan penguatan literasi digital agar masyarakat mampu memilah konten secara kritis.
“Di tengah tantangan, saya juga yakin sinergi antara pemerintahan, media, politik, parlemen, dan platform digital akan menciptakan ekosistem yang lebih baik,” ujarnya.
Ibas juga menyinggung pentingnya regulasi digital, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dalam mengatur ruang digital meski kerap menjadi perdebatan.
Ia menambahkan arah kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto turut mendorong kedaulatan digital, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun regulasi yang lebih adaptif dan protektif terhadap generasi muda.
Selain itu, ia menyoroti kondisi jurnalis di era digital yang kerap menghadapi tekanan saat menjalankan tugas, sehingga prinsip demokrasi tetap harus dijaga.
“Demokrasi memang memberikan kebebasan bersuara, berkomentar, dan berpendapat, tetapi tetap harus ada aspek cover both sides (keseimbangan) agar informasi yang disampaikan tetap berimbang,” katanya.

