GP Ansor Canangkan 2026 sebagai Tahun Transformasi SDM dan Kaderisasi

Gerakan Pemuda Ansor mencanangkan tahun 2026 sebagai momentum pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan transformasi total pola kaderisasi organisasi melalui Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII di Semarang.

Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin menegaskan kemajuan organisasi dan peradaban sangat bergantung pada kualitas manusianya.

“Tidak ada peradaban yang maju, tidak ada organisasi yang maju tanpa membangun sumber daya manusia,” ujar Addin saat membuka Susbanpim VIII, Kamis.

Kegiatan yang berlangsung di Pusdik Binmas Polri Semarang pada 12–17 Mei 2026 itu diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Bali, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, hingga Jawa Timur dan DIY.

Sebagai langkah konkret, PP GP Ansor menyiapkan 10 agenda kaderisasi tingkat tinggi hingga Desember 2026 yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari jenjang LI 1, PKN, Susbanpim, hingga SESKO.

“Transformasi ini tidak hanya menyasar kuantitas, tetapi juga kualitas melalui pembaruan kurikulum, metodologi, narasumber, hingga pola kerja organisasi,” kata Addin.

Ia juga menegaskan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bukan sekadar pasukan berseragam, melainkan persaudaraan perjuangan yang dibangun atas nilai, tradisi, loyalitas, dan komando yang tertib.

“Sebuah kalimat menjadi bermakna karena ada struktur, fungsi, dan posisi. Begitu pula organisasi, tidak bisa berjalan tanpa struktur, pasukan tidak bisa bergerak tanpa komando, dan gerakan tidak akan berhasil tanpa pembagian tugas,” ujarnya.

Addin mengingatkan kader GP Ansor memiliki tugas besar menjaga bangsa, agama, dan Nahdlatul Ulama, sekaligus membangun legasi positif bagi generasi mendatang.

“Jadilah pemimpin bagi dirinya dan berikan contoh bahwa sahabat-sahabat adalah sumber inspirasi, sumber moral, dan sumber keteladanan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *