Dasco: Kunjungan Luar Negeri Presiden Disesuaikan dengan Kebutuhan dan Situasi Global

MEDIATAMA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto dilakukan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi geopolitik global.

“Mempunyai strategi-strategi yang tentunya tidak bisa dibatasi dengan jadwal harus sekian kali-harus sekian kali. Karena itu dinamis,” kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.

Menurut Dasco, dinamika geopolitik dunia saat ini berpengaruh terhadap berbagai sektor di dalam negeri sehingga pemerintah perlu memiliki strategi yang fleksibel dalam menjalin hubungan internasional.

Meski demikian, ia menilai kritik dan masukan terkait substansi kebijakan luar negeri tetap penting untuk menjadi bahan pertimbangan pemerintah.

Namun, terkait frekuensi kunjungan luar negeri, Dasco menilai Presiden selama ini melakukan perjalanan secara singkat dan sesuai kebutuhan.

“Pembatasan-pembatasan, apalagi yang berkaitan dengan jumlah, waktu kunjungan, saya pikir itu tidak substantif,” katanya.

Ia menambahkan, kunjungan yang dilakukan secara mendadak biasanya merupakan respons terhadap situasi tertentu yang memerlukan kehadiran Presiden.

“Jadi, saya pikir hal-hal seperti itu, marilah kemudian kita memberikan masukan yang substansi dan itu pasti akan diberikan ruang,” ujarnya.

Sebelumnya, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengkritisi perjalanan luar negeri Presiden Prabowo. Sorotan tersebut mencakup biaya kunjungan, jumlah rombongan, transparansi jadwal, frekuensi perjalanan ke berbagai negara selama 1,5 tahun, hingga usulan agar pertemuan dengan kepala negara lain lebih banyak dilakukan dalam forum internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *