Pengamat: Program Magang Nasional 2026 Jawab Tantangan Lulusan Baru Masuk Dunia Kerja

MEDIATAMA – Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai Program Magang Nasional 2026 yang diumumkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjadi langkah positif untuk menjawab tantangan lulusan baru memasuki dunia kerja.

Menurut Hensa, program tersebut menunjukkan pemerintah memahami persoalan yang dihadapi banyak anak muda, yakni sulit memperoleh pekerjaan setelah lulus dari perguruan tinggi.

“Program ini merupakan langkah yang baik karena menjawab salah satu kebutuhan masyarakat saat ini, terutama para lulusan baru yang menghadapi tantangan masuk ke dunia kerja,” ujar Hensa dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Ia menilai Seskab Teddy dan Menaker Yassierli berhasil menyampaikan tujuan program dengan jelas, mulai dari mekanisme pelaksanaan, jumlah peserta, hingga peluang kerja setelah mengikuti magang.

“Ini program bagus, harus diakui, Seskab Teddy menyampaikannya juga cukup baik, Menteri Yassierli juga begitu. Pesannya sampai bahwa pemerintah paham ada masalah besar di anak muda kita, yaitu lulus kuliah tapi belum tentu langsung kerja,” ujarnya.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu menilai komunikasi yang baik membuat ekspektasi masyarakat terhadap Program Magang Nasional semakin tinggi.

Meski demikian, Hensa mengingatkan pemerintah agar memastikan program tersebut memiliki keberlanjutan. Ia juga mendorong pemerintah memperkuat kerja sama dengan dunia industri agar peserta memperoleh pengalaman kerja sekaligus peluang berkarier setelah program selesai.

Pemerintah diketahui menyiapkan anggaran sebesar Rp4,2 triliun untuk Program Magang Nasional (MagangHub) 2026 Angkatan 2 yang rangkaiannya akan dimulai pada Juli.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sebelumnya menyampaikan kuota peserta pada batch pertama Program Magang Nasional 2026 sebanyak 50 ribu orang. Pendaftaran akan dibuka pada 15–28 Juli.

“Untuk pendaftaran peserta, ini yang mungkin ditunggu-tunggu, yaitu dibuka pada 15-28 Juli. Jadi masih ada kesempatan 2 minggu lagi (bagi peserta untuk mempersiapkan diri),” ujar Yassierli.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Program Magang Nasional menjadi jembatan bagi lulusan baru agar dapat lebih cepat memasuki dunia kerja profesional.

“Program ini juga merupakan jembatan nyata bagi mahasiswa yang baru lulus kuliah untuk dapat langsung bekerja dan langsung dapat memperoleh penghasilan,” kata Teddy.

Teddy menambahkan, program yang telah berjalan sejak tahun lalu itu merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penyerapan angkatan kerja muda ke dunia industri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *