Prabowo Dijadwalkan Bertemu Raja Charles III, Bahas Konservasi Gajah Aceh
Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Raja Charles III dalam rangkaian kunjungan kerja ke Inggris pada Januari 2026. Salah satu agenda utama pertemuan tersebut adalah pembahasan perlindungan dan konservasi gajah di Provinsi Aceh.
Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa kerja sama konservasi itu telah dirintis sejak pertemuan Prabowo dan Raja Charles III di London sekitar delapan bulan lalu. Saat itu, Raja Charles III yang merupakan pembina organisasi konservasi internasional WWF, meminta Prabowo mendonasikan konsesi hutan miliknya di Aceh untuk konservasi gajah.
“Kurang lebih tahun lalu, sekitar delapan bulan yang lalu, Bapak Presiden telah secara pribadi telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah untuk selanjutnya dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah, yakni atas kerja sama dengan Raja Charles,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.
Prasetyo menjelaskan, kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025, namun kemudian mundur ke Januari 2026. Rencana konservasi gajah di Aceh ini sebelumnya juga disampaikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, yang menyebut seluruh konsesi PBPH PT Tusam Hutani Lestari diserahkan untuk pengembangan koridor gajah dengan menggandeng WWF sebagai pelaksana.
Dalam prosesnya, Prabowo disebut menerima permohonan dari WWF untuk memanfaatkan sekitar 10 ribu hektar lahan sebagai kawasan perlindungan gajah. Namun, permintaan itu justru diperluas oleh Prabowo. Ia menawarkan lahan seluas 20 ribu hektar untuk mendukung konservasi satwa tersebut.
Selain bertemu Raja Charles III, Prabowo juga dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Dalam pertemuan itu, kedua negara akan menandatangani kerja sama pembuatan kapal tangkap nelayan serta menjajaki kolaborasi dengan sejumlah universitas terkemuka di Inggris.

