Sidak Gudang Bulog, Prabowo Tegaskan Optimisme Swasembada Beras
Langkah Prabowo Subianto bersama Wamentan Sudaryono melakukan sidak ke gudang Bulog dinilai mempertegas keseriusan pemerintah mencapai swasembada beras.
Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menyebut sidak tersebut menjawab keraguan publik. Dari pantauan di lapangan, stok beras nasional disebut aman dan terkendali.
“Langkah Presiden turun langsung ke lapangan menunjukkan bahwa pemerintah tidak bekerja berdasarkan asumsi, tetapi data riil. Ini penting untuk menghapus keraguan publik soal swasembada,” ujar Don.
Dalam sidak, Prabowo dan Sudaryono memastikan kualitas dan kuantitas cadangan beras tetap terjaga serta distribusi berjalan lancar. Dialog dengan jajaran Bulog juga dilakukan untuk mencegah ketimpangan pasokan antarwilayah.
Don menilai kondisi gudang yang terisi dan distribusi yang terpantau menjadi bukti konkret capaian pemerintah. “Kalau melihat langsung kondisi di lapangan seperti ini, sulit untuk mengatakan swasembada itu hanya wacana. Justru ini bukti konkret,” katanya.
Sidak dilakukan di Gudang Bulog Danurejo, Magelang, tanpa pemberitahuan sebelumnya. Gudang berkapasitas 7.000 ton tersebut dilaporkan terisi penuh. Sudaryono menegaskan langkah ini untuk memastikan kondisi riil di lapangan.
“Jadi, kunjungannya ini bersifat mendadak, tidak ada pemberitahuan, langsung mampir sehingga ingin mengetahui sebetulnya atau catatan sebetulnya seperti apa,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasilnya “membanggakan” karena stok cadangan beras tinggi dan gudang di berbagai daerah terisi. Secara nasional, produksi beras 2025 juga meningkat 4,07 juta ton atau 13,29 persen, didorong perluasan panen dan kebijakan penguatan sektor pertanian.

