Pemerintah Targetkan Budi Daya Ikan Tematik Capai 4.000 Lokasi pada 2026
MEDIATAMA – Pemerintah menargetkan Program Budi Daya Ikan Darat Tematik diperluas menjadi 4.000 lokasi di seluruh Indonesia pada 2026. Program tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan ikan domestik sekaligus mendukung penyediaan pangan bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Pemerintah telah mengembangkan program ini di 100 lokasi yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pada 2026, target program ditetapkan mencapai 4.000 lokasi di seluruh Indonesia,” kata Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Qodari mengatakan program tersebut dikembangkan untuk meningkatkan ketersediaan ikan dalam negeri sekaligus mendukung kebutuhan bahan pangan untuk Program MBG.
Jenis ikan yang menjadi fokus pengembangan antara lain lele dan nila karena dinilai relatif mudah dibudidayakan dengan masa pemeliharaan yang singkat.
Pada pelaksanaan 2025, program dikelola melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Penerima manfaat mencakup pembudidaya, pengurus, dan anggota koperasi dengan melibatkan pekerja, pembenih, pemasok pakan, pengolah, serta pelaku pemasaran lokal.
Untuk pelaksanaan 2026, pemerintah desa ditetapkan sebagai penerima program. Pemerintah desa dapat melibatkan masyarakat umum, kelompok masyarakat, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta KDKMP.
Hasil panen akan dipasarkan melalui koperasi atau lembaga pengelola kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pasar tradisional, pelaku pengolahan, rumah makan, dan jaringan ritel.
“Program ini tidak hanya meningkatkan produksi ikan, tetapi juga membuka lapangan kerja, menambah pendapatan masyarakat, memperkuat ekonomi desa, menggerakkan usaha di tingkat lokal, serta meningkatkan asupan protein masyarakat,” ujar Qodari.

