Tutup Posko Lebaran, AHY Sebut Penyelenggaraan Mudik-Balik Berjalan Aman

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa penyelenggaraan arus mudik dan balik Lebaran 2025 berjalan aman, lancar, dan tertib, dengan sejumlah capaian positif.

“Ini berkat kerja keras Kemenhub dan seluruh pihak terkait, termasuk para petugas yang rela mengorbankan waktu bersama keluarga demi memastikan keselamatan dan kenyamanan pemudik,” ujar AHY, Sabtu (12/4).

AHY menambahkan, capaian tersebut didasarkan pada laporan dan testimoni para petugas di lapangan. Meski berjalan baik, masih ada hal-hal yang perlu dievaluasi agar pelayanan ke depan semakin optimal.

“Infrastruktur dasar seperti jalan, bandara, dermaga, stasiun, dan terminal harus terus dipersiapkan dengan baik. Begitu juga dengan armada seperti pesawat, kapal, dan kereta—kapasitasnya perlu ditingkatkan dan dibuat lebih nyaman,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya manajemen lalu lintas yang semakin terintegrasi. Menurutnya, keberadaan posko mudik sangat penting, terutama di titik rawan kemacetan dan bencana.

“Sistem kita berjalan baik karena ada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta antarinstansi. Terima kasih juga kepada masyarakat yang patuh pada imbauan dan aturan pemerintah,” tambah AHY.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melaporkan bahwa jumlah pemudik intra dan antarprovinsi selama Lebaran 2025 mencapai 154,6 juta orang. Angka ini turun 4,69 persen dari 2024 yang mencatat 162,2 juta orang.

Namun, jumlah tersebut justru 5,6 persen lebih tinggi dari proyeksi Kemenhub yang memperkirakan 146,67 juta orang akan bepergian selama Lebaran.

Total pergerakan masyarakat secara nasional pada periode 21 Maret hingga 11 April 2025 tercatat sebanyak 358,2 juta pergerakan, berdasarkan data mobile positioning dari operator seluler.

Sementara itu, jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode yang sama tercatat sebanyak 4.640 kasus, turun 34,31 persen dibandingkan Lebaran 2024, menurut data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Korlantas Polri.

Selama Lebaran 2025, pemerintah menerapkan sejumlah kebijakan untuk mendukung kelancaran arus mudik, antara lain: flexible working arrangement bagi ASN dan pegawai BUMN, pembatasan angkutan logistik sumbu tiga ke atas, rekayasa lalu lintas dengan Korlantas Polri, penurunan tarif pesawat domestik, diskon tol, delaying system dan clustering di Merak dan Bakauheni, serta program mudik gratis.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *