Menteri HAM Natalius Pigai: Pegawai Kemenham Harus Jadi Pembela HAM Sejati

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengingatkan seluruh pegawai Kementerian HAM (Kemenham) untuk menjadi pembela hak asasi, sejalan dengan poin pertama Astacita Presiden Prabowo Subianto yakni memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan HAM.

“Setiap pegawai harus menjadi pelopor, penegak, dan pembangun peradaban HAM. Karena itu, mereka wajib mendukung dan menyosialisasikan program pemerintah, seperti makan bergizi gratis, pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan hak lainnya,” ujar Pigai, Selasa (13/5).

pigai  juga menekankan pentingnya pelayanan publik tanpa diskriminasi suku, ras, agama, atau golongan. Dia berkomitmen menerapkan prinsip tersebut dalam pengelolaan SDM di Kemenham, dengan tidak membedakan latar belakang saat mengangkat pejabat.

“Dengan memprioritaskan pegawai internal yang memahami persoalan secara cepat, Kemenham telah membentuk organisasi dan tata kerja yang kuat hingga ke seluruh kantor wilayah di Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Kemenham harus terus bertransformasi melalui perbaikan menyeluruh untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berpengaruh di kawasan.

“Pada 2035–2040 Indonesia akan memengaruhi Asia, dan pada 2040–2045 memimpin dunia. Untuk itu, kita perlu membangun sistem politik, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang berkualitas demi mewujudkan Indonesia Emas,” tegasnya.

Pernyataan itu disampaikan Pigai di hadapan 87 pegawai Kantor Wilayah Kemenham Sulawesi Selatan dan Tenggara, di Makassar, Senin kemarin.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenham Sulsel, Daniel Rumsowek, melaporkan jumlah pegawai di wilayahnya sebanyak 66 orang, sedangkan di Sultra 21 orang.

“Diharapkan seluruh pegawai bekerja keras dan menjalankan tugas sesuai target pusat maupun wilayah,” kata Daniel.

Sulsel dan Sultra merupakan kantor wilayah pertama yang dikunjungi Pigai sejak terbentuknya 20 kantor wilayah Kemenham RI pada 13 Maret 2025. Dalam kunjungan itu, ia juga meninjau sarana dan prasarana untuk mendukung produktivitas kerja.

 

 

 

 

Penulis : Clarissa Setya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *