Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp11,96 Miliar di SEACare 2025 Malaysia

Indonesia mencatat potensi transaksi senilai Rp11,96 miliar dalam ajang Southeast Asia Healthcare and Pharma Show 2025 (SEACare 2025) yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada April lalu.

Atase Perdagangan RI di Kuala Lumpur, Aziza Rahmaniar Salam, menyatakan bahwa partisipasi Indonesia diharapkan dapat mendorong diversifikasi produk ekspor serta memperkuat posisi sebagai mitra strategis dalam penyediaan produk kesehatan di kawasan.

“Capaian potensi transaksi sebesar Rp11,96 miliar menunjukkan bahwa produk kesehatan Indonesia memiliki daya saing dan semakin diterima di pasar internasional,” ujarnya di Jakarta, Kamis (22/5).

Paviliun Indonesia menghadirkan empat perusahaan yang menampilkan produk alat kesehatan, peralatan medis, perawatan kesehatan, obat-obatan, dan suplemen. Selain pameran, Paviliun Indonesia juga memfasilitasi program business matching dengan pembeli internasional.

Dalam kesempatan tersebut, juga ditandatangani nota kesepahaman (MoU) antara PT Graha Teknomedika dan Nufa Awana Sdn Bhd dengan target transaksi senilai Rp5 miliar dalam satu tahun.

Perwakilan Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI) menilai keikutsertaan dalam pameran ini memberikan dampak positif dalam memperluas akses pasar ekspor. Pelaku usaha mendapatkan manfaat berupa promosi langsung, pembukaan jaringan baru, serta potensi kerja sama jangka panjang dengan mitra dari Malaysia dan negara Asia Tenggara lainnya.

 

 

 

Penulis : Clarissa Setya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *