Wamendag Ajak Pengusaha Jepang Hadapi Tantangan Perdagangan Global
Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti, mengajak pelaku usaha Jepang untuk berkolaborasi menghadapi tantangan perdagangan global.
Dalam pertemuan dengan Japan Indonesia Association (JAPINDA) di Tokyo, Jepang, Roro menegaskan komitmen Indonesia terhadap sistem perdagangan global berbasis aturan.
“Indonesia mengedepankan dialog konstruktif dengan berbagai pihak dalam menyikapi dinamika perdagangan global,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (10/6).
Di tingkat nasional, Indonesia tengah memperkuat transparansi, kepastian regulasi, diversifikasi pasar, dan ketahanan domestik. “Kami mengundang pelaku bisnis Jepang bekerja sama menghadapi situasi penuh tantangan ini,” kata Roro.
Ia menyebut JAPINDA sebagai mitra penting dalam mendorong perdagangan dan investasi, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan kerja sama internasional, diversifikasi pasar, deregulasi, dan penguatan cadangan devisa.
“Kami mendorong JAPINDA terus membina kerja sama sektoral di bidang otomotif, energi, pertanian, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur,” tambahnya.
Sementara itu, Senior Executive Director JAPINDA, Norio Yamazaki, menegaskan komitmen asosiasinya untuk mempererat hubungan bilateral dan program pertukaran Indonesia–Jepang.
Didirikan pada 1958, JAPINDA menjalankan berbagai program seperti seminar, publikasi bulanan, kursus bahasa Indonesia, dan kunjungan delegasi antarnegara.
“Berbagai kegiatan ini diharapkan memperkuat hubungan Indonesia–Jepang, tidak hanya di sektor ekonomi, tetapi juga di bidang lain yang berdampak positif bagi masyarakat kedua negara,” ujar Norio.

