Wamendag Dorong Pengembangan Komoditas Hijau di Pasar Global
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menyatakan bahwa Indonesia perlu terus mengembangkan dan mempromosikan komoditas hijau, seiring pergeseran pasar global menuju perdagangan ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap ekonomi hijau terus meningkat. Pemerintah pun perlu mendorong potensi komoditas hijau agar terus tumbuh.
“Isu ini menjadi perhatian publik. Dalam konteks perdagangan, kita harus mendorong promosi dan penguatan ekonomi hijau,” ujar Roro, Jakarta, Jumat (20/6).
Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mencapai nol emisi karbon atau net zero emissions pada 2060, yang telah disepakati lintas sektor dan terus didorong percepatannya.
Di bidang perdagangan, sejumlah perjanjian dagang kini mengedepankan komoditas ramah lingkungan dari hulu ke hilir.
“Saya ingin mendorong agar kesadaran ini terus ditingkatkan, dan pemerintah berkomitmen untuk mencari solusi bersama,” tegasnya.
Roro juga menyebut bahwa negara-negara dunia menghadapi tantangan ekonomi serupa. Indonesia, katanya, terus memperkuat hubungan dagang, khususnya dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa, melalui kolaborasi dan kerja sama bilateral.
Selain itu, Kementerian Perdagangan juga mencermati perubahan pola konsumsi masyarakat, mengingat konsumsi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.
“Ke depan, kita harus terus memperkuat pola konsumsi masyarakat sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

