DPR Minta Pemerintah Evaluasi Berkala Sekolah Rakyat

Anggota Komisi VIII DPR RI, Mahdalena, meminta pemerintah rutin melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat agar sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto.

“Evaluasi berkala penting untuk memastikan program berjalan baik dan kendala bisa segera ditangani,” kata Mahdalena di Jakarta, Senin (14/7).

Ia menekankan pentingnya kualitas pendidikan dan kesesuaian kurikulum Sekolah Rakyat dengan sekolah reguler, agar tujuan utama—mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan—dapat tercapai.

Mahdalena juga menyoroti pentingnya dukungan lintas sektor untuk mewujudkan pemerataan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin.

Sekolah Rakyat merupakan program berasrama gratis yang digagas Presiden Prabowo untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem (Desil 1 dan 2 DTSEN). Program ini mencakup jenjang SD hingga SMA.

Saat ini, terdapat 63 titik operasional Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, dengan 256 rombongan belajar dan lebih dari 6.000 siswa. Distribusinya tersebar di Sumatera (13), Jawa (34), Bali dan Nusa Tenggara (3), Kalimantan (2), Sulawesi (8), Maluku (2), dan Papua (1).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *