Natalius Pigai: Penolakan MBG di Papua Terkait Manajemen Dapur
Menteri HAM Natalius Pigai mengungkapkan penolakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua salah satunya disebabkan perdebatan soal pengelola dapur.
“Entah nanti dimasak oleh mama-mama gereja atau siapa, itu gampang dibicarakan,” kata Pigai, Kamis (24/7).
Pigai menegaskan yang terpenting program MBG segera berjalan di Tanah Papua.
Sementara itu, Wakil Bupati Maybrat Ferdinando Solosa menyatakan pihaknya telah menyiapkan empat titik Dapur Sehat untuk melayani 24 kecamatan, 259 kampung, dan satu kelurahan.
“Dua titik sudah beroperasi, dua lainnya masih dikoordinasikan,” kata dia.
Direktur Sistem Pemenuhan Gizi BGN Nurjaeni menambahkan, penolakan di Papua juga terkait tuntutan siswa agar pendidikan gratis diperluas.
BGN akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat untuk mengedukasi warga serta menegaskan komitmen pemerintah pada gizi dan pendidikan gratis.

