UMKM Didorong Aktif Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menyatakan bahwa pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki peran strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“UMKM memegang peran penting dalam keberhasilan program MBG untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat dan unggul,” ujar Riza, Sabtu (2/8).
Sebagai langkah konkret, Kementerian UMKM memfasilitasi pertemuan antara 18 pelaku usaha mikro terkurasi dengan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta mitra dapur di wilayah Cileunyi, Bandung Raya, dan sekitarnya.
Forum ini mempertemukan UMKM yang telah menjalani pendampingan intensif selama tiga bulan dan menghasilkan produk terkurasi. Pertemuan juga ditandai dengan penandatanganan komitmen kemitraan antara para UMKM dan mitra SPPG.
Riza menjelaskan, UMKM akan dilibatkan dalam tiga titik utama ekosistem MBG, yaitu sebagai pemasok bahan baku (hulu), penyedia jasa boga (dapur), dan pengelola limbah makanan (hilir).
“UMKM harus memanfaatkan peluang ini dengan menjaga kualitas dan meningkatkan manajemen usaha,” tegasnya.
Ia menambahkan, dukungan Kementerian UMKM mencakup empat pilar utama: peningkatan kapasitas manajemen, akses pembiayaan, legalitas usaha, serta produktivitas melalui digitalisasi dan kemitraan pasar.
“Temu Mitra ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah konkret membuka akses pasar dan memperkuat peran UMKM dalam ekosistem pangan bergizi yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Kementerian berharap kegiatan ini mendorong lahirnya lebih banyak SPPG ramah UMKM, memperkuat ekonomi rakyat dari desa hingga kota, serta mendorong UMKM naik kelas melalui program MBG.

