Mensos Minta Presiden Beri Pembekalan untuk Guru Sekolah Rakyat
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf meminta waktu kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk memberikan pembekalan kepada kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat.
“Kita minta waktu Presiden untuk memberi pembekalan kepada kepala sekolah dan para guru,” kata Saifullah yang akrab disapa Gus Ipul, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/8).
Pembekalan tersebut menjadi bagian dari persiapan peluncuran resmi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Rintisan 2024–2026, yang direncanakan berlangsung pada September mendatang.
Saat ini, 70 Sekolah Rakyat telah beroperasi. Jumlah ini ditargetkan bertambah menjadi 100 pada pertengahan Agustus dan 159 titik pada bulan September.
Total 159 Sekolah Rakyat tersebut akan menampung 620 rombongan belajar dengan sekitar 15.370 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Proses pembelajaran akan didukung oleh 2.407 guru dan 4.442 tenaga kependidikan non-guru.
Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico menyebut 159 titik sekolah itu tersebar di berbagai wilayah: 34 di Sumatra, 65 di Jawa, 7 di Bali dan Nusa Tenggara, 13 di Kalimantan, 28 di Sulawesi, 7 di Maluku, dan 5 di Papua.
Meski target sudah terpenuhi, Kemensos tetap membuka peluang penambahan jika ada usulan dari pemerintah daerah.

