Nadiem Makarim Bantah Terlibat Korupsi Chromebook: Saya Tidak Melakukan Apa Pun

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim membantah terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek usai ditetapkan sebagai tersangka.

“Saya tidak melakukan apa pun. Tuhan akan melindungi. Kebenaran akan keluar,” kata Nadiem saat keluar dari Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Kamis (4/9).

Ia menegaskan integritas dan kejujuran selalu menjadi prinsip hidupnya. “Allah akan mengetahui kebenaran. Bagi saya, seumur hidup saya, integritas nomor satu, kejujuran nomor satu,” ujarnya.

Dari mobil tahanan, Nadiem juga menyampaikan pesan kepada keluarganya.

“Untuk keluarga saya dan empat balita saya, kuatkan diri. Kebenaran akan ditunjukkan. Allah melindungi saya. Allah tahu kebenarannya,” ucapnya.

Kejagung menetapkan Nadiem sebagai tersangka kelima dalam kasus Chromebook 2019–2022. Ia diduga merencanakan penggunaan produk Google dalam pengadaan TIK meski proses belum dimulai. Nadiem akan ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejari Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan.

Sebelumnya, empat orang sudah lebih dulu ditetapkan tersangka, yakni Jurist Tan, Ibrahim Arief, Sri Wahyuningsih, dan Mulyatsyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *