Junico: Banyak Hal Lebih Penting untuk TNI daripada Pidanakan Ferry Irwandi
Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan menilai langkah TNI yang berencana melaporkan CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, terkait dugaan pencemaran nama baik tidak proporsional.
“Padahal banyak yang lebih urgen untuk ditindak,” kata Junico di Jakarta, Jumat (12/9).
Ia mempertanyakan dasar TNI ingin membawa kasus itu ke ranah hukum. Menurutnya, penerapan UU ITE harus dilakukan secara bijak dengan mempertimbangkan urgensi dan dampaknya.
“Banyak kasus lain yang secara substansi lebih mendesak dan berdampak luas yang juga perlu mendapat perhatian aparat,” ujarnya.
Junico menyebut kasus penyebaran hoaks, ujaran kebencian berbasis SARA, peretasan, hingga pelanggaran privasi lebih berpotensi mengganggu ketertiban sosial. Ia juga menekankan kebebasan berekspresi dijamin UUD 1945.
“Dalam negara demokrasi, lembaga negara termasuk institusi pertahanan harus menunjukkan keteladanan dalam menyikapi kritik dan ekspresi warga negara,” katanya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya membenarkan Dansatsiber Mabes TNI Brigjen JO Sembiring datang untuk mengkonsultasikan rencana pelaporan Ferry Irwandi atas dugaan pencemaran nama baik terhadap institusi TNI.

