DPR Nilai Pidato Prabowo di PBB Tegaskan Politik Bebas Aktif
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menilai pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum ke-80 PBB menegaskan konsistensi Indonesia pada politik bebas aktif.
“Kami di DPR RI akan terus mengawal dan mendukung diplomasi Presiden, termasuk melalui kerja sama antarparlemen, diplomasi parlementer di berbagai forum internasional, serta penguatan solidaritas dengan parlemen negara-negara sahabat,” kata Amelia di Jakarta, Rabu (24/9).
Menurutnya, Presiden juga mengokohkan semangat multilateralisme yang adil dan inklusif, serta menegaskan peran PBB sebagai instrumen menjaga perdamaian dan keadilan global.
“Komitmen Indonesia kepada PBB tidak pernah surut. Bahkan, Indonesia siap menambah kontribusi pasukan perdamaian bila dibutuhkan,” ujarnya.
Amelia juga menyoroti sikap tegas Prabowo terhadap Palestina di forum internasional. Ia menyebut dukungan itu merupakan bentuk solidaritas bangsa yang sama-sama pernah dijajah.
“Hal ini bukan sekadar isu politik, tetapi panggilan nurani sebagai sesama keturunan Ibrahim yang bagian dari satu keluarga besar umat manusia,” kata legislator bidang pertahanan, komunikasi, dan hubungan luar negeri itu.
Sebelumnya, Prabowo menyerukan persatuan umat manusia di tengah perbedaan bangsa, ras, dan agama dalam pidatonya di Markas Besar PBB, New York, AS.
“Kita berbeda dalam ras, agama, dan kebangsaan. Namun, hari ini kita tetap bersatu sebagai satu keluarga umat manusia,” kata Prabowo.

