Prabowo Tegaskan Pemerintah Serius Berantas Penyelundupan dan Tambang Ilegal
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah berkomitmen memberantas praktik penyelundupan, penambangan ilegal, dan berbagai pelanggaran hukum lainnya demi kepentingan rakyat.
“Kita tidak perlu takut untuk membasmi penyeludupan, ilegal mining dan semuanya ini,” tegas Prabowo saat meninjau dan menyerahkan aset sitaan negara di Pangkalpinang, Senin (6/10).
Ia menjelaskan, kunjungan kerjanya ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilakukan untuk menyaksikan penyerahan aset hasil rampasan negara dari sejumlah perusahaan swasta yang terbukti melanggar hukum di kawasan PT Timah Tbk.
“Para pemilik perusahaan swasta ini sudah dihukum, dan Kejaksaan sudah menyita enam smelter timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini,” ujar Prabowo.
Presiden mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung yang dianggap sebagai prestasi dalam memberantas tambang ilegal di daerah tersebut.
“Saya minta aparat penegak hukum untuk meneruskan ini demi menyelamatkan kekayaan negara untuk rakyat kita semua,” ucapnya.
Prabowo juga meminta Kejaksaan Agung, Bea Cukai, dan Bakamla menindak tegas seluruh praktik penyelundupan dan penambangan ilegal.
“Saya memberikan penghargaan kepada Jaksa Agung dan seluruh petugasnya. Ini bukti bahwa pemerintah serius menargetkan pemberantasan penyelundupan dan tambang ilegal yang merugikan negara,” tuturnya.

