Daniel Johan Desak Bulog Serap Gabah Petani Kalbar Sesuai HPP

Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan meminta Perum Bulog segera menyerap gabah petani di Kalimantan Barat agar harga tidak jatuh di tingkat petani. “Petani kita sudah melakukan produksi (menanam) hingga panen, tentu negara harus segera hadir untuk memastikan harga gabah petani dibeli dengan harga yang sesuai HPP,” kata Daniel di Jakarta, Jumat.

Ia menyebut di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, harga gabah saat ini hanya Rp5.700 per kilogram, lebih rendah dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Kondisi ini dinilai berpotensi merugikan petani bila tidak segera diintervensi negara.

Daniel menegaskan petani sangat menunggu langkah cepat Bulog untuk menyerap hasil panen mereka, namun hingga kini penyerapan belum terjadi. Jika Bulog belum mendapat penugasan, menurutnya peran satgas pangan harus dioptimalkan.

“Kalau pun Bulog belum ada penugasan dalam hal penyerapan, satgas pangan harus turun tangan untuk memastikan para pembeli gabah menyesuaikan dengan HPP sehingga petani kita tidak rugi,” ujarnya.

Ia juga meminta Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) segera memberi penugasan dan anggaran kepada Bulog sesuai Inpres Nomor 6 Tahun 2025 yang menetapkan HPP gabah kering Rp6.500 per kilogram. “Dengan segera adanya penugasan penyerapan ini akan membantu petani dan saat ini banyak daerah sudah ada yang panen, jangan sampai terlambat dan berlarut-larut yang justru merugikan petani kita,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *