Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Pertamina Optimalkan Efisiensi Operasional

PT Pertamina (Persero) akan mengoptimalkan efisiensi operasional di seluruh rantai bisnis sebagai respons atas lonjakan harga minyak dunia yang melampaui 100 dolar AS per barel akibat eskalasi perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

“Perusahaan mengoptimalkan efisiensi operasional di seluruh rantai bisnis,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron saat dihubungi dari Jakarta, Senin.

Menurut Baron, Pertamina juga terus berkomunikasi dengan pemerintah terkait kebijakan energi nasional serta memantau dinamika harga minyak global.

“Pertamina terus memonitor dinamika harga minyak dunia yang saat ini berada di kisaran 100 dolar AS per barel,” ucapnya.

Meski harga minyak melonjak, Pertamina memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk masyarakat tetap aman.

“Pertamina berkomitmen menjaga keandalan operasional serta memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap aman,” kata Baron.

Lonjakan harga minyak dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah setelah serangan militer AS dan Israel terhadap Iran yang kemudian dibalas dengan serangan ke sejumlah target militer dan fasilitas strategis di kawasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *